Duh, Bayi ini Menangis Histersis, Ternyata Inilah yang Terjadi ...

IKLAN
Tangisan keras membuat sang Bundaikut  terbangun dan ikut membantu ibunya menangani si kecil. BundaRhea menduga baby Rhea tersedak. Dugaannya tak melesat, baby Rhea terlihat kesulitan bernapas, napasnya tertahan, badannya pun lemas. Sang Bundapun memasukkan jarinya ke tenggorokan si kecil dan menemukan sebuah tutup botol merek Sprite ukuran 1 liter.

Ia tak habis pikir mengapa, si kecil dapat menjangkau dan mengambil tutup botol itu. Soalnya, botol dan tutupnya itu berada jauh dari baby walker dan si kecil. Diperkirakan si kecil menggerakkan baby walker-nya, hingga dapat menjangkau tutup botol itu berada. Namanya bayi, ia tak tahu bahaya di balik benda itu, memainkan, memasukkan ke mulut, dan menelannya. Ia pun tersedak tutup botol itu. Usai tutup botol dikeluarkan, si kecil tetap tak bereaksi, lemas tak berdaya. 

Bundadan sang Nenek membawa baby Rhea ke dokter. Dokter yang memeriksa mengatakan, nyawa si kecil tak dapat diselamatkan karena kehabisan oksigen akibat saluran napasnya tersumbat tutup botol. Sang Bundatak kuasa menahan tangisan, berkali-kali dia memeluk si kecil.

Simak Video-nya di sini

Berikut video kejadian bayi tersedak tutup botol tersebut:


Kejadian di atas telah menghebohkan netizen di Filipina. Banyak yang menyarankan para orangtua di negeri itu agar lebih waspada saat mengawasi anak, apalagi bayi. Enggak boleh meleng sedikit pun.

Pada kesempatan terpisah, Ine Andriani, MPsi, menjelaskan, mengawasi bayi memang tidak mudah. Kita harus mengawasinya lebih, "Lengah sedikit saja bisa berakibat fatal, apalagi anak sudah bisa merangkak atau berjalan."

Ine berpesan, pastikan area dekat anak beraktivitas aman seperti tidak ada benda-benda kecil, aliran listrik, benda panas, obat, benda tajam, dan lainnya. Dengan begitu, orangtua bisa meminimalkan kejadian bahaya. Tapi menurutnya, walaupun sudah ekstra ketat ya tidak menjamin juga. "Lihat saja kasus di atas, sudah diawasi Bundadan neneknya saja, anak bisa kehilangan nyawa, apalagi orangtua membiarkan anak tanpa pengawasan atau menjaga anak sambil  bermain handphone."

Alangkah lebih baik bila orangtua sibuk atau sedang melakukan kegiatan penting dan mendesak lain seperti menelepon, pergi ke toilet, dan lain-lain, atau anak ditaruh di tempat aman seperti boks bayi, area ruang keluarga dengan pagar pengaman di sekeliling anak (baby play pen).