Saturday, April 8, 2017

Cara Mengobati Penyakit Step/ Stuip/ Kejang Demam Pada Bayi Dan Balita Yang patut Anda Coba dengan Menggunakan Kecap !!

Step atau kejang sering kali terjadi pada anak, bagaimana pun hal tersebut membuat panik setiap orang tua yang mengalaminya, sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui apa sebab dan akibat terjadinya step.

Step adalah istilah umum pada masyarakat yang arti sebenarnya adalah kejang, kejang yang dimaksud dalam hal ini umumnya adalah kejang demam yaitu suatu reaksi kejang yang terjadi pada anak-anak yang disebabkan oleh suhu tubuh yang sangat tinggi. Meski kejang demam jarang menyebabkan kematian atau gejala sisa, namun kejang pada anak perlu diwaspadai karena kejang yang lama (lebih dari 15 menit) dapat menyebabkan kerusakan saraf otak sehingga menjadi epilepsi, kelumpuhan, bahkan retardasi mental.

Apa penyebabnya ?

Tiap penyakit atau kelainan yang mengganggu fungsi otak dapat menyebabkan timbulnya bangkitan kejang. Contohnya, trauma lahir, trauma kepala, radang otak, tumor otak, perdarahan otak, hipoksia (kekurangan oksigen dalam jaringan), gangguan peredaran darah, gangguan metabolisme, gangguan elektrolit, alergi, keracunan obat/zat kimia, faktor keturunan, serta cacat bawaan. Ada dua kelompok kejang, yaitu kejang dengan demam, baik kejang demam sederhana maupun kejang demam karena penyakit lain atau ada gangguan dalam batok kepala. Dan, jenis kedua adalah kelompok kejang tanpa demam yang disebabkan gangguan elektrolit darah akibat muntah dan diare, gula darah rendah akibat sakit lama, asupan makan kurang, atau kejang lama serta yang disebabkan epilepsi.

Selama ini, penyakit step timbul karena penurunan daya tahan tubuh si anak dan juga serangan dari bakteri atau virus yang dapat menimbulkan penyakit. Biasanya ketika sistem kekebalan tubuh anak sedang mengadakan perlawanan terhadap penyakit, temperatur tubuh anak akan naik dengan tiba-tiba pada kisaran 38-39 C. Dan pada saat-saat seperti inilah akan sangat rawan terjadi step dikarenakan lonjakan suhu badan yang tidak bisa dikontrol oleh tubuh si anak.

Masalah utamanya adalah kita tidak akan tahu apakah anak kita berpotensi untuk mengalami step atau tidak karena toleransi tiap anak terhadap demam memang cukup bervariasi. Ada anak yang memiliki toleransi rendah dan biasanya step akan terjadi pada kisaran suhu 38 C. Sedangkan pada anak yang memiliki toleransi normal, mereka berpotensi terkena step ketika suhu tubuh mencapai 39 C.

Ada pula beberapa jenis penyakit yang juga dapat menyebabkan step pada anak. Penyakit-penyakit seperti cacar, campak, diare, flu, radang tenggorokan, typus, flu Singapore, serta penyakit-penyakit yang disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu merupakan beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan kejang atau step pada buah hati kita.

Gejala klinis

Kriteria kejang demam sederhana, antara lain, umur penderita berkisar empat bulan sampai empat tahun, kejang tidak lebih dari 15 menit, kejang timbul dalam 16 jam pertama demam, frekuensi kurang dari empat kali dalam setahun, serta neurologis normal sebelum atau setelah kejang. Bentuk kejang bermacam-macam, tergantung sel neuron yang terangsang dan berapa luas rangsangan menjalar. Dari yang ringan seperti rasa tidak enak di perut, sampai yang berat seperti kesadaran menghilang disertai kejang.

Faktor resiko

Dua sampai tiga persen anak dapat mengalami kejang demam. Bila salah satu orang tua mempunyai riwayat kejang demam, risiko kejang pada anak lebih tinggi. Sekitar 25-50 persen anak yang pernah kejang demam berisiko kena kejang demam kembali dalam tahun pertama setelah kejang. Ada kemungkinan penderita kejang demam menjadi epilepsi jika ada riwayat kejang demam dalam keluarga, kelainan neurologis atau gangguan perkembangan sebelum menderita kejang demam, serta jika kejang demam berlangsung lebih dari 15 menit. Risiko retardasi mental lima kali lebih besar jika kejang demam diikuti kejang tanpa demam.

Pengobatan

Pengobatan kejang demam yang disarankan adalah antipiretik (penurun panas) dengan diazepam. Sedang kejang epilepsi diobati dengan obat anti-epilepsi.

Pencegahan

Jika anak Anda terserang panas tinggi dan mengalami kejang demam (stuip), berikut saran-saran untuk mengatasi anak kejang demam :

  • Bersikaplah tenang, jangan panik.
  • Kompres dengan air suam-suam kuku, dimaksudkan agar uap air dari badannya mengurangi suhu badannya.
  • Anak jangan diselimuti, karena suhu badannya akan semakin tinggi, lepaskan kancing bajunya.
  • Kompres dengan alkohol 70% (awas jangan sampai kena mata) di sekujur badannya.
  • Beri minum air putih yang banyak, karena banyak minum air putih diharapkan akan sering kencing dan suhu badan badan segera turun.
  • Beri obat penurun panas. Jika dalam waktu 5 menit, keadaan anak tidak membaik segeralah bawa ke Dokter atau Puskesmas terdekat.


Tips khusus

Ketika suhu badan anak sudah tinggi, kita harus sesegera mungkin memberikan obat penurun panas atau jika stok di rumah memang sedang habis maka sementara bisa diganti dengan madu. Dan akan lebih bagus lagi jika diberi madu yang sudah ada komposisi campuran kurma, spirulina, minyak habbatussauda, serta zaytun.

Kompres bagian tubuh yang memiliki banyak lipatan-lipatan kulit seperti dahi, leher, lipatan paha, dan ketiak dengan air suam-suam kuku dan bukan air dingin. Selain itu untuk berjaga-jaga kita bisa menyiapkan benda yang bisa dijadikan ganjal gigi jika step memang terjadi, misalnya saja sendok yang bisa kita balut dengan sapu tangan.

Miringkan posisi anak agar tidak menelan muntahannya sendiri yang akan dapat menyumbat saluran pernapasan jika tidak segera dikeluarkan. Dan segera diperiksakan ke dokter jika panas tidak segera turun.

Pertolongan pertama dalam mengatasi penderita Step / Kejang :

  1. Buka baju si penderita dan jendela rumah, tujuannya agar si penderita tidak merasa gerah dan mendapatkan udara segar dari luar.
  2. Jika perlu baringkan penderita di lantai
  3. Buka mulut (gigi) dan masukkan sendok makan, hal ini bertujuan agar penderita tidak menggigit lidahnya sendiri.
  4. Oleskan alkohol 70% menggunakan telapak tangan ke seluruh tubuh kecuali muka, sebaiknya berikan kipas angin di samping penderita
  5. Jika tidak ada alkohol, kamu juga bisa menolong penderita dengan cara ambil handuk, celupkan ke air kamar mandi, peras sedikit, lilitkan handuk ke tubuh penderita.
  6. Lakukan hal tersebut secara berulang-ulang
  7. Pada bagian yang panas, misalnya disekitar leher diberi lap basah untuk menurunkan suhu tubuh penderita
  8. Jika suhu tubuh si penderita sudah menurun dan tidak kejang lagi, segeralah bawa penderita ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan selanjutnya.


Cara lain Mengatasi Step Pada Anak

Tentang cara lain Mengobati Penyakit Step Pada Anak adalah dengan Kecap yang bisa di peroleh dari warung dan murah.

Ini merupakan pengalaman yang nyata dan benar – benar di alami oleh tetangga saya yang anak nya mengalami penyakit Step. dan gejala nya memang seperti yang di jelaskan di atas tadi.

Begini ceritanya : Si tetangga itu menangis karena anak nya mengalami kejang – kejang yang di sertai dengan gigi nya tertutup rapat, lalu si Ibu sambil menangis membawa anak nya, ke rumah saya, maksud nya untuk meminta pertolongan saya untuk menyembuhkan penyakit anak nya.

Dan memang saya lihat anak nya itu kejang dan demam yang sangat tinggi, saya pun bingung  karena saya tidak tahu cara mengobati nya, lalu ada seorang nenek yang ngasih tahu, bahwa ” step bisa di obati dengan kecap ”

Singkat cerita si nenek tadi tergesa – gesa membawa kecap dari warung, kecap biasa di warung, lalu di tuangkan ke sendok makan, setelah itu di masukan nya ke dalam mulut si anak tadi. Dengan membuka gigi nya yang menutup rapat tadi, dia coba buka sedikit untuk memasukan sendok yang berisi kecap tadi.

Dan ajaib nya, selang beberapa lama, si anak tadi langsung bereaksi, dan bisa membuka mulut nya yang tertutup rapat tadi. Dan demam nya pun berangsur pulih.

Ini mungkin hanya pengalaman saya, dan bisa di jadikan cara mengobati Penyakit Step Pada Anak Anda, dan silahkan mencoba dengan cara seperti itu, dan bermanfaat.

Cara Mengatasi Step / Kejang Pada Anak :

  1. Jangan Panik, pindahkan anak ke tempat yang aman seperti kasur dan lantai dan jauh dari benda-benda yang berbahaya.
  2. Segera longgarkan pakaiannya dan lepas semua yang menghambat saluran pernafasan sang anak.
  3. Miringkan tubuhnya karena umumnya akan mengeluarkan air liur dari mulut yang diakibatkan produksi air liur berlebih sebab syaraf yang mengatur kelenjar air liur tidak terkontrol lagi. Hal ini bertujuan agar cairan langsung keluar sehingga tidak menggenang di mulut dan menghambat saluran pernafasan.
  4. Kompres dengan kain yang telah direndam dengan air hangat dan hindari menggunakan air dingin apalagi air es sebab dapat menyebabkan benturan karena perbedaan suhu yang signifikan dan tentunya ini tidak baik.
  5. Jangan memasukkan apapun ke dalam mulut sang anak selama kejang berlangsung termasuk memberinya obat-obatan.
  6. Gunakan obat penghilang kejang yang disarankan oleh dokter. Obat ini diberikan kepada anak melalui anus. Obat penghilang kejang yang beredar di pasaran adalah Stesolid.
  7. Segera bawa anak ke rumah sakit terdekat. Hal ini bertujuan agar otak tidak terlalu lama tidak mendapat oksigen karena dapat mengganggu otak sang anak.


Itulah artikel yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat dan berguna untuk anda semua.

Wednesday, April 5, 2017

Bunda Wajib Tahu...! Begini Cara Mengatasi Gatal dan Ruam Merah Karena Popok Pada Bayi !!!

Tidak peduli seberapa telatennya kamu mengurus Si Kecil, sewaktu-waktu dia bisa saja mengalami ruam popok. Ya, itu umum terjadi dan kebanyakan bayi mengalaminya, kok. Selain tanda-tanda di atas, ruam popok juga mungkin dialami olehnya jika kamu melihat adanya bintik-bintik, jerawat, luka lecet pada area popok, atau kulitnya terasa panas ketika disentuh.


Tidak peduli seberapa telatennya kamu mengurus Si Kecil, sewaktu-waktu dia bisa saja mengalami ruam popok. Ya, itu umum terjadi dan kebanyakan bayi mengalaminya, kok. Selain tanda-tanda di atas, ruam popok juga mungkin dialami olehnya jika kamu melihat adanya bintik-bintik, jerawat, luka lecet pada area popok, atau kulitnya terasa panas ketika disentuh.

Kenali Dulu Penyebabnya

Ruam popok biasanya tidak menyerang bayi baru lahir. Kebanyakan bayi mengalaminya saat berusia 9 hingga 12 bulan.
Ada beberapa hal yang bisa memicu bayi kamu mengalami ruam pokok. Berikut penjelasannya:

Terlalu lama bersentuhan dengan popok kotor. Jika terlalu lama bersentuhan dengan tinja dan urine pada popok, kulit bayi bisa teriritasi. Si Kecil juga lebih mungkin terkena ruam popok jika dia sedang mengalami diare. Jadi, sering-seringlah mengganti popoknya, terutama jika sudah basah atau kotor akibat tinja. Ingat, jangan pernah membiarkan dia tidur dengan kondisi popok yang kotor.

Popok terlalu ketat. Popok yang terlalu ketat bisa bergesekan dengan kulit Si Kecil. Hal ini bisa memicu ruam atau lecet pada kulitnya yang masih lembut.

Mencoba makanan baru. Pada usia 4–6 bulan, bayi sudah mulai mendapat asupan makanan padat. Nah, asupan tersebut bisa memengaruhi tinjanya. Jika sebelum usia tersebut bayi mengalami ruam popok, padahal dia hanya mengonsumsi ASI atau susu formula, kemungkinan penyebabnya adalah makanan yang kamu konsumsi.

Infeksi. Area tubuh (bokong, paha, dan alat kelamin) yang kerap bersentuhan dengan popok memiliki kondisi yang lembap dan hangat. Hal ini memudahkan kulit bagian tersebut rentan mengalami infeksi bakteri atau jamur.

Iritasi produk. Penggunaan produk seperti sabun, bedak, tisu basah, atau minyak pada area popok juga mungkin bisa mengiritasi kulitnya.

Kulitnya sensitif. Jika bayi kamu menderita masalah kulit seperti eksim atau dermatitis atopik, dia lebih mungkin mengalami ruam popok.

Pengonsumsian antibiotik. Bakteri jahat dan baik dapat terkikis oleh antibiotik. Nah, ketika Si Kecil mengonsumsi obat ini, bakteri yang bisa mencegah pertumbuhan jamur mungkin menghilang dari tubuhnya. Hasilnya, Si Kecil bisa mengalami ruam popok akibat infeksi jamur. Jika kamu sedang menyusui dan mengonsumsi antibiotik, Si Kecil juga lebih berisiko mengalami ruam popok.

Ini Dia Cara Mengatasinya

Yang perlu kamu ingat di sini adalah, kamu harus selalu menjaga agar kulitnya selalu bersih dan kering. Nah, untuk membantu mengatasi ketidaknyaman yang dialami Si Kecil, kamu bisa melakukan hal-hal berikut ini:

  • Ingat, cuci bersih tanganmu sebelum mengganti popoknya.
  • Cara terbaik untuk menjaga agar area popok tetap bersih dan kering yaitu segera mengganti popoknya ketika sudah basah atau terkena tinja.
  • Lalu, bersihkan area tersebut dengan air bersih. Kamu bisa memakai sabun yang lembut untuk membantu membersihkan kulitnya sehabis buang air besar. Usap-usap dengan lembut. Ketika sulit mendapatkan air, kamu bisa memakai tisu basah. Pilih tisu basah yang bebas alkohol dan pewangi.
  • Pastikan area tersebut benar-benar bersih dan kering sebelum kamu mengoleskan krim atau salep. Kamu bisa mengoleskan krim atau salep (tanpa resep) yang mengandung zinc oxide.
  • Setelah krim atau salep tersebut kering, kamu bisa memakaikan popok kembali.

Jika ruam popok yang dialami Si Kecil termasuk parah dan belum juga membaik atau justru memburuk setelah 2- 3 hari melakukan penanganan di atas, kamu bisa melakukan perawatan ekstra untuknya, seperti:

  • Membawanya ke dokter. Kemungkinan dokter akan meresepkan krim steroid, krim antijamur (jika dia terinfeksi jamur), atau antibiotik (jika dia terinfeksi bakteri).
  • Kamu bisa membersihkan area popok dengan menyemprotkan air memakai botol penyemprot. Hindari menggosok kulitnya yang sedang lecet.
  • Biarkan Si Kecil terbebas dari popok. Hal ini bisa membuat area ruam popoknya kering sehingga mempercepat penyembuhan.
  • Gunakan popok dengan ukuran yang lebih besar dari biasanya.

Biasanya ruam popok memerlukan beberapa hari untuk sembuh. Jika ruam popok belum juga membaik meski sudah dioleskan obat dari dokter, kamu bisa membawanya ke dokter spesial kulit untuk penanganan lebih lanjut.

Tuesday, April 4, 2017

Tips Sederhana Memilih Melon dengan Tingkat Kematangan Sempurna yang Manis dan Segar !!

Bagi sobat yang senang buah-buahan tentu tidak asing lagi dengan yang namanya buah melon. Buah ini berasa manis dan menyegarkan, apalagi di santap setelah di simpan di dalam kulkas, ataupun dibuat es buah dan jus, sangat nikmat tentunya. Ketika sobat membeli buah melon pastinya sobat ingin membeli buah melon yang matang dan masih segar, tetapi untuk di pasar tentu tidak semua buah masih dalam kondisi segar.

Apalagi ketika membeli buah melon kita tidak dapat membelah buahnya. Agar sobat tidak kecewa karena telah membeli buah melon yang kondisinya sudah tidak baik lagi, berikut ini saya punya beberapa tips dalam memilihnya, teruskan saja membacanya. 

Bagaimana cara mengetahui tingkat kematangan buah ini?

1. Coba angkat dan bandingkan dengan melon lainnya. Melon yang sudah matang akan terasa lebih berat dibandingkan buah melon yang masih mentah.

2. Cium saja buahnya. Jika aromanya sudah mulai tercium kuat, maka buah ini sudah matang. Aroma manis ini berasal dari gas etilen (gas yang dihasilkan buah yang sudah matang). Maka semakin banyak gas etilen yang terbentuk, buah akan semakin matang, manis, dan aromanya harum.

3. Ketuk sedikit kulit buahnya. Jika bunyinya terdengar sudah bergema dan dalam, maka buah sudah matang.

4. Melon yang sudah matang memiliki jaring-jaring kulit yang banyak dan tebal.

5. Perhatikan ujung tangkai buahnya. Buah yang sudah matang maka jaring-jaring di ujung tangkai buahnya akan "turun" ke bagian bawahnya. Sehingga jaring di sekitar ujung tangkai buahnya akan hilang atau semakin sedikit.

Punya Bekas Koreng yang Menghitam di Kaki ?! Yuk Samarkan Dengan Cara Alami Berikut Ini, Bekas Luka Akan Hilang Dalam Waktu Singkat !!

Cara menghilangkan bekas koreng di kaki yang menghitam memang agak sulit karena biasanya sudah menahun. Walaupun tidak menyebabkan sakit tapi kehadiran koreng di kulit ini sering menyebabkan seseorang kurang percaya diri.

Di luar sana banyak sekali salep, obat ataupun perawatan kecantikan penghilang bekas koreng yang bisa dibeli di toko obat, apotik dan pusat kecantikan. Tapi tahukah anda kalau kita bisa menghilangkan bekas koreng secara alami?

Cara Menghilangkan Bekas Koreng

Koreng sendiri terjadi karena bekas luka yang mengering yang lama kelamaan terlihat menghitam. Bisa terjadi karena infeksi bakteri, jamur kulit, gigitan serangga ataupun luka karena anda garuk sendiri. Seperti halnya dengan masalah kulit lainnya cara menghilangkan bekas koreng yang menghitam harus dilakukan secara teratur dan butuh waktu lama (tergantung pada kerusakan kulit).

Berikut beberapa obat penghilang bekas koreng secara alami, bahan-bahan tradisional yang bisa dibeli di toko herbal

Kencur dan Beras

Kencur memang terkenal sebagai tanaman obat yang dapat mengatasi beberapa penyakit kulit. Sedangkan beras bisa mencerahkan kulit, bahkan ada orang yang menggunakan air cucian beras untuk cuci muka. Pertama-tama siapkan sekitar 50 gram beras dan 50 gram kencur. Rendam beras dalam air bersih selama 15 menit dan cuci kencur.

Tumbuk kedua bahan ini sampai benar-benar halus, tempelkan hasil tumbukan anda ke area bekas koreng. Sebaiknya bersihkan dulu kaki berkoreng anda dengan air hangat supaya kotoran hilang dan pori-pori lebih terbuka. Sebagai tambahan minumlah jamu beras kencur, ramuan tradisional juga dipercaya dapat menjaga kesehatan kulit.

Minyak Ular

Mendengar kata ular pasti membuat sebagian dari kita takut. Minyak ular diambil dari binatang ular namun tidak berbahaya bahkan sebaliknya sangat bermanfaat bagi manusia. Sejak jaman dulu minyak dari hewan melata satu ini digunakan untuk menyembuhkan berbagai masalah kulit dan luka.

Minyak ular dapat anda beli di toko obat tradisional. Cara menghilangkan koreng dengan minyak ular cukup dengan mengoleskan di area yang bermasalah. Lakukan secara rutin sampai kulit kembali normal.

Daun Jarak

Tahu kan tanaman jarak? Katanya tanaman jarak merupakan bahan pembuatan bahan bakar alternatif.  Memang cukup sulit menemukan tanaman ini terutama di perkotaan. Tapi tidak mustahil, cobalah cari di toko herbal ataupun pasar.

Siapkan kurang lebih 7 lembar daun jarak dan air sekitar 1,5 liter. Rebus daun jarak yang diremas-remas dalam air mendidih sampai menyisakan 1 liter saja. Minyak di daun akan keluar bercampur dengan air. Diamkan sebentar agar suhu menurun sampai anda bisa merendam kaki berkoreng di dalamnya. Lakukan perendaman sampai air kembali ke suhu normal.

Air Kelapa

Air kelapa terkenal memilih banyak manfaat. Belilah kelapa yang sudah tua lalu ambil airnya kalau kelapanya bisa dibuat masak. Gunakan air kelapa untuk membasuh daerah yang korengan. Setelah itu diam sebentar jangan terlalu banyak gerak agar air kelapa terserap kulit. Setelah air kelapa mulai mengering, tinggal bilas dengan air sampai bersih.

Sekian artikel tentang Cara Menghilangkan Bekas Koreng di Kaki yang Menghitam Alami. Butuh kesabaran ekstra untuk menyembuhkan penyakit kulit, mungkin butuh waktu lebih dari sebulan agar bekas koreng bisa hilang. Kalau ingin hasil lebih cepat pergilah ke dokter kecantikan untuk perawatan mendalam (tentu harga lebih mahal).

Saturday, February 25, 2017

Wanita Wajib Baca !! Luangkan Waktu 30 menit Untuk Memijat Titik Ini Agar Terhindar dari Kanker Payudara

Pijat, dalam beberapa studi terbukti mampu memberikan manfaat. Salah satunya penyakit yang kerap menghantui wanita, kanker payudara. Dengan pijat tiga kali seminggu selama lima bulan, fungsi daya tahan tubuh wanita pengidap kanker jenis ini akan meningkat dengan sendirinya. Dengan demikian, proses penyembuhan melalui kemoterapi dan radiasi akan semakin cepat.


Khasiat pijat tersebut ditunjukkan oleh studi Touch Research Institute di University of Miami School of Medicine.

Selain menyembuhkan kanker, pijat juga bermanfaat membantu menghentikan ketergantungan merokok. Hanya dengan pijat tangan atau telinga, perokok berat akan merasakan berkurangnya rasa gelisah, terbentuk mood yang lebih baik, dan gejala lain yang harus dihadapi ketika harus menghentikan kebiasaannya itu.

Pasien fibromyalgia, sejenis penyakit rematik, yang melakukan pijat selama 30 menit, dua kali dalam seminggu selama lima bulan akan merasakan berkurangnya kram, sakit dan penat, serta dapat tidur dengan nyenyak.

Sebuah pijatan kaki cepat akan memompa energi dan membuat Anda lebih produktif dalam bekerja, minimal luangkan lima menit setiap harinya.

Anda mungkin membayangkan pijat adalah barang mahal yang harus dilakukan di gerai spa. Namun, Anda tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun jika bisa melakukannya sendiri, hanya dengan kedua tangan Anda.
Khasiat pijat akan lebih mengena, jika Anda melengkapi dengan air hangat untuk merendam kaki. Ikuti langkah berikut untuk mendapatkan sensasi pijatan yang menyembuhkan..

Langkah 1: Rendam kaki dalam air hangat selama beberapa menit, kemudian keringkan agar kulit bersih dan lembut. Tidak perlu usahakan air hangat jika tidak ada.

Langkah 2: Duduk dalam posisi yang nyaman dan letakkan kaki kanan di atas lutut kaki kiri. Dalam posisi ini, Anda harus bisa melihat telapak kaki.

Langkah 3: Gunakan secukupnya losion atau beberapa tetes minyak pijat dan oleskan merata pada seluruh kaki dengan sedikit tekanan-tekanan jari.

Langkah 4: Tangkupkan tangan ke telapak kaki (ibu jari di telapak bawah dan jari lainnya di telapak atas). Pegang telapak kaki dengan kencang, mulai buat gerakan memutar pada ibu jari. Lakukan di semua area telapak kaki bawah, dimulai dari tumit hingga ke ujung jari.

Langkah 5: Gunakan ibu jari untuk membuat pijatan panjang dan dalam pada telapak kaki bawah, bergerak ke atas dari tumit ke area tengah telapak. Jika Anda merasakan rasa sakit di satu area, tambah beberapa menit pijatan ringan di area itu.

Langkah 6: Jangan lupakan jari kakimu! Lakukan pijatan selama 30 detik atau lebih untuk setiap jari. Lakukan sekaligus, oles dan pijat setiap jari dari dasar ke ujung jari. Gunakan gerakan memutar kecil dan kemudian pijatan kencang yang panjang, dan jangan lupa pada area antar jari.

Langkah 7: Sudah selesai dengan jari, sekarang saatnya fokus pada keseluruhan telapak kaki. Gunakan kedua tangan, tempatkan ibu jari pada telapak kaki lagi. Pijatkan ibu jari dari tengah telapak ke arah sisi samping, mulai dengan tumit dan lakukan hingga jari kaki. Dalam waktu bersamaan, jari-jari tangan yang lain memijat telapak kaki bagian atas. Ulangi teknik memijat ini hingga ke semua area telapak kaki sesuka Anda.

Langkah 8: Lakukan gerakan memilin. Pegang kakimu dengan kencang, putar perlahan pada pergelangannya – pertama ke arah kanan kemudian ke kiri. Kemudian pilin kakimu dengan lembut dari sisi samping sepanjang pergelangan.

Langkah 9: Pijat seluruh kaki lagi seperti langkah pertama

Langkah 10: Jangan lupakan kaki satunya. Ulangi setiap langkah dan selesailah pijatanmu.